Pada dasarnya manusia yang terlahir ke dunia ini sudah membawa fitrah yang diberikan oleh Alloh SWT, oleh karena itu kita diberi tugas untuk menumbuhkan dan merawat fitrah tersebut agar menjadi kholifah fil ardh sesuai yang diharapkan oleh Alloh SWT. Maka perlu kiranya kita sebagai pendidik memahami terlebih dahulu apa itu fitrah. Lalu apa hubungan antara guru dan pembelajaran berbasis fitrah? Tentu pertanyaan ini baru bisa terjawab setelah kita memahami apa arti fitrah dan apa saja fitrah yang harus kita jaga. Hal ini direspons positif oleh pihak sekolah yang ingin membekali para pendidik agar bisa membersamai murid tumbuh sesuai dengan fitrahnya maka diadakanlah pelatihan pembelajaran berbasisi fitrah yang langsung dipandu oleh praktisi dan founder dari Griya Petualang Indonesia beliau bapak Mukhamad Kholik dari Purbalingga. Definisi fitrah yaitu bekal dari Alloh, berupa kesiapan untuk menerima kebenaran kitabulloh, sebagai jalan mengenal Alloh. Adapun gambaran fitrah: Delapan dimensi fitrah manusia: Harapannya dengan pelatihan ini semua stakeholder yang ada di SDIP Tunas Bangsa bisa membersamai para murid agar tumbuh dan berkembang secara optimal baik secara akal, spiritual, akademik serta bakat minat yang sesuai dengan fitrahnya. Semoga SDIP Tunas Bangsa bisa menjadi wasilah terbentuknya generasi penerus bangsa yang berakhlak qur’ani, mandiri, berprestasi dan berwawasan global.
Diguyur hujan saat hendak menyalakan api unggun
Keseruan Perjusa SDIP Tunas Bangsa yang Tak Padam Meski Diguyur Hujan Kegiatan Perkemahan Jumat–Sabtu (Perjusa) SDIP Tunas Bangsa berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak hari pertama, para siswa sudah menunjukkan semangat luar biasa saat tiba di lokasi perkemahan. Dengan seragam pramuka yang rapi dan perlengkapan lengkap, mereka bersama-sama mendirikan tenda, menata peralatan, serta membagi tugas dengan penuh tanggung jawab. Suasana kebersamaan dan gotong royong begitu terasa, menciptakan awal kegiatan yang hangat dan menyenangkan. Beragam kegiatan menarik mengisi rangkaian acara Perjusa. Lomba yel-yel menjadi salah satu momen yang paling membangkitkan semangat. Setiap regu tampil percaya diri dengan kreasi unik dan penuh kekompakan. Selain itu, kegiatan penjelajahan melatih keberanian, ketelitian, serta kerja sama tim. Permainan ketangkasan dan tantangan kelompok lainnya pun tak kalah seru, menghadirkan tawa dan sorak sorai di seluruh area perkemahan. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan arti penting kerja sama. Menjelang malam hari, seluruh peserta bersiap menyambut acara yang paling dinantikan, yaitu api unggun. Kayu-kayu telah disusun rapi, dan setiap regu telah menyiapkan penampilan terbaik untuk memeriahkan suasana. Namun, di saat persiapan hampir selesai, langit yang sejak sore tampak mendung akhirnya menurunkan hujan lebat. Derasnya hujan membasahi lapangan dan kayu api unggun yang telah disiapkan. Meski sempat merasa kecewa, para siswa tidak membiarkan semangat mereka ikut padam. Dengan sigap, mereka bersama pembina mengamankan perlengkapan dan mencari tempat berteduh. Di tengah guyuran hujan, suara nyanyian dan tawa tetap terdengar. Kegiatan pun dialihkan ke dalam tenda dengan berbagai hiburan sederhana yang tetap menghadirkan keceriaan. Suasana hangat tercipta dari kebersamaan dan kekompakan yang semakin erat. Perjusa SDIP Tunas Bangsa kali ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Walaupun api unggun tidak sempat menyala, semangat persahabatan dan kebersamaan justru semakin berkobar. Hujan lebat yang turun malam itu menjadi pelajaran berharga bahwa dalam setiap kegiatan, yang terpenting bukanlah kesempurnaan acara, melainkan kebersamaan dan semangat pantang menyerah yang terus menyala di dalam hati.
TRAYOUT SDIP TUNAS BANGSA
Dalam rangka membekali murid untuk bisa mengerjakan soal TKA maka di SDIP Tunas Bangsa telah dilakukan tryout 1, 2 dan 3 yang telah dilakukan pada tanggal 9, 12 dan 23 Februari 2026.
Test Berita
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum. Why do we use it? It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like). Where does it come from? Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32. The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham. Where can I get some? There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour, or randomised words which don’t look even slightly believable. If you are going to use a passage of Lorem Ipsum, you need to be sure there isn’t anything embarrassing hidden in the middle of text. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable. The generated Lorem Ipsum is therefore always free from repetition, injected humour, or non-characteristic words etc. paragraphswordsbyteslists Start with ‘Loremipsum dolor sit amet…’